![]() |
Negara Berkembang adalah istilah yang umum digunakan
untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah.
Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara
internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara
berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup
rata-rata yang tinggi.
Negara yang memiliki ekonomi yang lebih maju daripada negara
berkembang lainnya, namun tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara
maju dikelompokkan dalam istilah negara industri baru
Pembangunan suatu negara diukur dengan indeks statistik
seperti pendapatan per kapita (per orang) (PDB), harapan hidup, tingkat melek
aksara, dan lain-lain. PBB telah mengembangkan HDI, sebuah indikator statistik
untuk mendorong tingkat pembangunan manusia di negara-negara yang terdata oleh
PBB.Negara berkembang umumnya adalah negara yang belum mencapai
tingkatindustrialisasi yang relatif terhadap penduduknya dan memiliki standar
hidup menengah ke rendah. Terdapat korelasi kuat antara pendapatan rendah dan
pertumbuhan populasi yang tinggi.Istilah yang digunakan ketika membicarakan
negara berkembang mengareah pada tujuan dan pembangunan negara-negara yang
memakai istilah ini. Istilah lain yang kadang digunakan adalah negara kurang
maju (LDC), negara ekonomi kurang maju (LEDC), "bangsa belum maju"
atau bangsa Dunia Ketiga, dan "bangsa non-industri". Sebaliknya,
ujung lain dari spektrum ini disebut negara maju, negara ekonomi sangat maju
(MEDC), bangsa Dunia Pertama dan "bangsa industri".Untuk mengurangi
aspek eufemistik dari kata berkembang, organisasi internasional mulai memakai
istilah negara ekonomi kurang maju (LEDC) untuk negara miskin yang dalam hal
apapun tidak dapat disebut sebagai negara berkembang. LEDC adalah subset
termiskin dari LDC. Penggunaan ini dapat menentang keyakinan bahwa seluruh
dunia berkembang memiliki standar hidup yang sama.Konsep bangsa berkembang
dapat ditemukan (dalam satu istilah atau lain) di berbagai sistem teoretis yang
memiliki beragam orientasi — misalnya, teori dekolonisasi, teologi pembebasan,
Marxisme, anti-imperialisme, dan ekonomi politik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar